Foto ilustrasi: Petugas hangar mengamati kabut asap yang meyelimuti Bandara Pinang Kampai kota Dumai, Dumai,  Riau, Senin (7/3/2016). (Ant/Aswaddy Hamid)
Foto ilustrasi: Petugas hangar mengamati kabut asap yang meyelimuti Bandara Pinang Kampai kota Dumai, Dumai, Riau, Senin (7/3/2016). (Ant/Aswaddy Hamid) ()

Jarak Pandang di Bandara Dumai Cuma 1 Km

kabut asap
29 Agustus 2016 15:24
medcom.id, Dumai: Sebanyak 41 penumpang pesawat Maskapai Transnusa Air Service rute Dumai-Jakarta batal terbang. Jarak pandang di Bandara Pinang Kampai tidak aman karena hanya sekitar satu kilometer akibat asap kebakaran lahan dan hutan di beberapa wilah di Provinsi Riau.
 
Kepala Unit Pelaksana Teknis Bandara Pinang Kampai Dinas Perhubungan Kota Dumai Catur Hargowo menyebutkan, jarak pandang di bandara di bawah batas aman untuk penerbangan.
 
"Sejauh ini penumpang sangat memaklumi kondisi cuaca yang tidak memungkinkan untuk terbang pesawat demi keselamatan penerbangan," kata Catur seperti dikutip Antara di Dumai, Senin (29//8/2016).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dijelaskan dia, rencananya 41 penumpang ini akan diangkut terbang pada pukul 09.55 WIB. Namun, karena asap masih belum aman dan membahayakan penerbangan, pilot membatalkan terbang.
 
"Untuk jarak pandang aman sekitar 4,2 kilometer, dan kita terus menginformasikan terkait kondisi udara tertutup kabut asap ini ke maskapai. Tapi tergantung pilot apakah meneruskan penerbangan atau menunda," terang dia.
 
Sementara, satu pesawat Transnusa jurusan Jakarta-Dumai dialihkan ke Bandara Pekanbaru. Pesawat jenis ATR72-600 yang mengangkut 60 penumpang terbang dari Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta. Sebelumnya sempat berputar putar selama setengah jam di udara hingga akhirnya memutuskan mendarat di Pekanbaru.
 
Kendala penerbangan akibat jarak pandang juga dialami pesawat Pelita Air rute Jakarta-Dumai pada Minggu (28/8). Pesawat tidak bisa mendarat di Bandara Pinang Kampai Dumai.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(SAN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif