Gubernur Provinsi Lampung Arinal Djunaidi dan Wakil Gubernur Chusnunia Chalim (Nunik) saat akan dilantik di Istana Negara.
Gubernur Provinsi Lampung Arinal Djunaidi dan Wakil Gubernur Chusnunia Chalim (Nunik) saat akan dilantik di Istana Negara. (Media Indonesia)

Lampung Siap Menjadi Ibu Kota Negara

pemindahan ibukota
Media Indonesia • 09 Juli 2019 12:28
Lampung: Lampung siap menjadi ibu kota negara. Demikian diungkapkan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dalam menanggapi kesiapan Lampung menjadi ibu kota negara, Senin, 8 Juli 2019.
 
Dukungan terhadap Lampung mencuat menyusul munculnya nama provinsi berjuluk 'Gerbang Sumatra' itu sebagai salah satu alternatif ibu kota negara dalam Dialog Nasional Bappenas, beberapa waktu lalu.
 
Menurut Arinal, Lampung menjadi pilihan yang tepat sebab memenuhi kriteria yang disusun Bappenas.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adapun kriteria Bappenas antara lain lokasi yang strategis, tersedia lahan luas milik pemerintah, bebas potensi bencana alam, tersedia sumber daya air yang cukup, dekat dengan kota yang sudah berkembang, potensi konflik sosial rendah, serta jarak tidak berdekatan dengan perbatasan negara.
 
"Saya rasa itu tepat dan benar, dan itu beralasan. Pertama, pusat ibu kota harus mencerminkan negara maritim, Lampung memenuhi syarat itu. Kedua, tidak jauh dari pusat ekonomi Jakarta. Dari Lampung ada berbagai alternatif transportasi dan dengan pesawat hanya butuh 25 menit," jelas Arinal.
 
Selain itu, lanjutnya, Lampung merupakan lumbung pangan dan ternak nasional yang menyuplai sebagian besar kebutuhan Jakarta. Produk hortikultura di Lampung masuk dalam daftar 10 besar nasional sehingga ibu kota dipastikan tidak akan kekurangan pangan.
 
Dari sisi sosial budaya, penduduk Lampung berasal dari berbagai suku di Indonesia. Artinya, penyesuaian sosial budaya tidak akan menyulitkan. Perekonomian dan infrastruktur Lampung pun telah tumbuh sehingga tidak membutuhkan investasi terlalu besar.
 
Arinal melanjutkan, pihaknya akan menyiapkan lahan di lokasi yang bebas dari potensi bencana alam, yaitu di wilayah selatan Lampung yang jauh dari potensi gempa dan tsunami akibat aktivitas Anak Gunung Krakatau.
 
"Apakah lahannya ada? Tentu ada. Ketika negara membutuhkan, air, tanah, dan udara semua kita siapkan. Kita punya taman nasional yang lahannya mencapai 129 ribu hektare. Sebagian bisa dimanfaatkan untuk pembangunan ibu kota. Insya Allah Lampung siap." 
 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif