Sekretaris tim bayi kembar siam, dr Rizki Adriansyah SpA(K).--MTVN/Farida--
Sekretaris tim bayi kembar siam, dr Rizki Adriansyah SpA(K).--MTVN/Farida-- (Farida Noris)

RSUP H. Adam Malik Tanggung Biaya Penanganan Dua Pasang Bayi Kembar Siam

kembar siam
Farida Noris • 30 Maret 2017 17:35
medcom.id, Medan: Dua pasang bayi kembar siam masih mendapat perawatan intensif di Ruang Rawat Inap Anak Rindu B Perinatologi RSUP H. Adam Malik Medan, Kamis 30 Maret 2017. Biaya penanganan kedua bayi kembar siam itu ditanggung oleh rumah sakit.
 
Kedua pasang bayi itu antara lain bayi pertama berasal dari Kisaran, Asahan, masuk ke rumah sakit pada 24 Maret 2017. Kondisinya dempet di bagian tulang dada dan bagian perut depan.
 
Sedangkan bayi kedua berasal dari Binjai, Langkat, masuk ke rumah sakit pada 28 Maret 2017. Kondisi bayi memiliki dua kepala dan satu badan dengan dua pasang tangan dan kaki.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Mengenai biaya penanganan kedua pasang bayi kembar siam ini bukan lagi tanggungjawab pasien, tapi rumah sakit yang akan menanggungnya. Karena RSUP H. Adam Malik merupakan rumah sakit rujukan. Keluarga tidak perlu khawatir. Semua biayanya menjadi tanggungjawab kami," kata Sekretaris tim bayi kembar siam, dr Rizki Adriansyah SpA(K), Kamis 30 Maret 2017.
 
Dia mengatakan, tim dokter yang diketuai Prof dr Guslihan Dasa Jipta belum memutuskan kapan dilakukan tindakan operasi pemisahan terhadap pasangan bayi kembar siam pertama. Hal itu lantaran harus dilakukan penanganan optimal kepada bayi dempet perut itu.
 
"Kalau pun dioperasi tunggu keadaannya optimal, bisa 3 bulan, 6 bulan atau setahun. Tapi kami harus lakukan diskusi khusus kapan sebaiknya dilakukan operasi. Belum bisa diputuskan saat ini. Jadi harus dilakukan penanganan bayi yang optimal sampai layak dilakukan operasi," urainya.
 
Baca: RSUP H. Adam Malik Rawat Dua Pasang Bayi Kembar Siam
 
Akan tetapi, untuk kasus bayi kembar siam kedua, tim dokter memustuskan tidak akan melakukan operasi pemisahan. Kondisi bayi yang memiliki dua kepala dan satu badan dengan dua pasang tangan dan kaki tentunya tidak memungkinkan bila dilakukan operasi.
 
"Jika dioperasi, maka sulit untuk menyelamatkan keduanya. Tapi kita tetap berikan pelayanan optimal. Kasus seperti ini sangat jarang. Kita berharap pasien dapat diberikan perawatan terbaik dengan harapan bisa hidup optimal. Karena kondisinya satu badan, tapi bukan tidak mungkin dua-duanya bisa hidup," ujarnya
 
Tak hanya itu, untuk pasangan bayi kembar siam yang memiliki dua kepala dan satu badan dengan dua pasang tangan dan kaki ini, tim dokter telah melakukan tindakan operasi pembuatan anus. 
 
"Kondisi bayi ini tidak ada lubang anus. Kita sudah operasi pembuatan lubang anus tadi malam. Secara umum, kondisi kedua pasang bayi kembar siam ini optimal. Kita akan berikan yang terbaik, karena kita punya tim ahli yang lengkap. RSUP H Adam Malik juga sudah menangani sedikitnya 13 kasus bayi kembar siam," ucap Rizki.
 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif