ilustrasi. Petir terlihat di langit wilayah Banda Aceh, Aceh, (ANT/IRWANSYAH PUTRA )
ilustrasi. Petir terlihat di langit wilayah Banda Aceh, Aceh, (ANT/IRWANSYAH PUTRA ) ()

Hujan Es Memungkinkan Terjadi Saat Kemarau

hujan es
09 Juli 2019 07:36
Banda Aceh: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Aceh menerangkan, fenomena hujan es bisa terjadi di satu wilayah meski keadaan cuaca bertolak belakang. Yakni tengah musim kemarau yang memungkinkan terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
 
"Ada dua kejadian kemarin saling bertolak belakang, seperti di Aceh Tengah ada hujan es dan di tempat lain timbulnya titik panas," ucap Kepada Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Aceh, Zakaria Ahmad di Aceh Besas, melansir Antara, Selasa, 9 Juli 2019.
 
Zakaria mengaku, fenomena hujan es sangat jarang terjadi. Tetapi, bukan tidak mungkin, mengingat wilayah Aceh Tengah merupakan salah satu daerah dataran tinggi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menjelaskan, sangat lazim terjadi hujan es di satu wilayah dataran tinggi akibat sering mengalami hujan yang bersifat sangat lokal di satu tempat, sedangkan di tempat lain panas terik melanda. 
 
"Hujan es biasanya terjadi di satu daerah yang bersifat lokal dan dengan durasi singkat, yakni berkisar antara 7 - 12 menit saja," kata dia.
 
Ia menegaskan, syarat terjadi hujan es hampir mirip dengan angin kencang puting beliung akibat adanya awan Kumulonimbus (Cb). Sehingga kedua fenomena alam ini sangat sulit diprediksi.
 
Tetapi syarat utama hujan es yakni harus memiliki dasar awan Cb yang sangat rendah di lapisan atmosfer dengan permukaan tanah. Selain itu lapisan paling bawah awan ini memiliki suhu udara, sangat dingin.
 
"Kristal-kristal es ini yang mulai jatuh sebagai hujan, karena dorongan angin kencang dari lapisan awan Cb. Kristal itu tidak sempat mencair akibat di lapisan bawah permukaan awan Cb juga dingin, sehingga butir-butir es tersebut jatuh ke permukaan tanah," jelasnya.
 
Fenomena langka berupa hujan es berukuran kelereng melanda wilayah dataran tinggi di Aceh. Yakni di lima desa dari total 10 desa di Kecamatan Jagong Jeget, Aceh Tengah, Minggu, 7 Juli 2019, siang.
 
Peristiwa hujan es berlangsung secara singkat, sekitar 10 menit, mulai pukul 14.15 WIB hingga 14.25 WIB. Ketika hujan es berlangsung, keadaan cuaca tengah terik-teriknya akibat musim kemarau di Aceh.
 

(LDS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif