Menteri Perlindungan Perempuan dan Anak Yohanna Susana Yambise saat membuka lomba Paud di Palembang, Sumatera Selatan -- MTVN/Alwi Alim
Menteri Perlindungan Perempuan dan Anak Yohanna Susana Yambise saat membuka lomba Paud di Palembang, Sumatera Selatan -- MTVN/Alwi Alim (Alwi Alim)

Perlindungan Perempuan dan Anak Jadi Penentu Kemajuan Negara

perlindungan anak
Alwi Alim • 03 Agustus 2017 16:10
medcom.id, Palembang: Perlindungan perempuan dan anak sangat penting karena menjadi penentu kemajuan suatu negara. Karena itu, kekerasan terhadap perempuan dan anak harus dihentikan.
 
"Semua negara belum dikatakan maju jika perempuan dan anak masih belum dilindungi," kata Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise saat membuka lomba Paud di Palembang, Sumatera Selatan, Kamis 3 Juli 2017.
 
Menurut Yohana, saat ini telah ada undang-undang yang mengatur terkait perlindungan anak dan perempuan. Namun, masih banyak keluarga yang tidak memperhatikan dan menelantarkan anak serta perempuan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya tegaskan sekali lagi, saya tidak mau ada yang menelepon lagi melaporkan kekerasan. Ini tidak boleh terjadi di negara kita. Kita harus melindunginya," tegas Yohana.
 
Berdasarkan laporan di Kementerian PPA, kasus paling banyak adalah pencabulan atau kekerasan seks terhadap anak. Namun, Yohana enggan menyebutkan berapa laporan yang sudah diterima pihaknya.
 
"Anak itu haknya bersekolah, bermain agar bergembira. Itu yang harus kita jaga bersama," pungkasnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(NIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif