"Saat dihampiri, korban terlihat kejang dan berbuih mulutnya," ujar salah satu saksi, sopir taksi, Thompson, Rabu (27/1/2016) dini hari.
Thompson, warga Deli Tua, menuturkan, sebelum korban ditemukan tewas, dirinya sedang mengobrol dengan kawannya. Sementara taksinya diparkir di Jalan Putri Hijau, Medan, sekira pukul 01.00 WIB. Tidak lama, dia melihat mobil korban melaju dari Jalan Balaikota hendak menuju Jalan Putri Hijau.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Tiba-tiba, tepat di depan Graha Merah Putih, mobil korban menabrak taksi BK 1587 UA milik Thompson yang sedang parkir di pinggir jalan.
"Saya lagi ngobrol dan taksi saya parkirkan. Tiba - tiba taksiku ditabrak korban. Karena tidak di-Hand Brake, taksiku jalan dan mobil korban berhenti," ungkapnya.
Melihat taksinya ditabrak, Thompson menghampiri mobil korban. Kala itu, dia melihat korban masih bernyawa namun kejang dan mengeluarkan buih dari mulutnya. Tak lama, korban yang mengenakan kemeja putih dan celana jeans biru itu terkulai lemas.
Sementara itu, Unit Reskrim Polsek Medan Barat yang mendapat laporan segera melakukan olah tempat kejadian perkara. Korban segera dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk divisum. Sedangkan mobil korban dan sopir taksi dibawa ke Polsek Medan Barat untuk dimintai keterangan.
"Masih kita lidik dan jasad korban dibawa ke Rumah Sakit untuk dilakukan visum," ucap Kanit Reskrim Polsek Medan Barat, AKP Oscar S Setjo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(LDS)
