Warga membeli cabai impor asal Vietnam di Pasar Induk Jodoh, Batam, Provinsi Kepri, Jumat (24/2/2017). --Foto: MTVN/Anwar--
Warga membeli cabai impor asal Vietnam di Pasar Induk Jodoh, Batam, Provinsi Kepri, Jumat (24/2/2017). --Foto: MTVN/Anwar-- (Anwar Sadat Guna)

Cabai Vietnam Gempur Batam

cabai
Anwar Sadat Guna • 24 Februari 2017 16:00
medcom.id, Batam: Cabai impor asal Vietnam dan Thailand mulai menggempur Batam. Selain rasanya yang lebih pedas, cabai impor sedikit lebih murah dibandingkan cabai lokal. 
 
Cabai Vietnam misalnya, meski terbilang baru dua pekan masuk ke Batam namun warga antusias membeli cabai ini. "Rasanya lebih pedas dan bisa tahan sekitar enam hari," kata Ratih, ibu rumah tangga yang membeli cabai merah Vietnam di Pasar Induk Jodoh, kepada Metrotvnews.com, Jumat 24 Februari 2017.
 
Ia mengaku sudah mencoba rasa cabai impor itu. "Pedasnya baru terasa setelah dimakan," ujarnya. Melihat sekilas, tekstur cabai ini lebih padat dan tampak mengkilap. Panjangnya sekira 5-6 sentimeter. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Asril, pedagang sembako di Pasar Induk Jodoh, Batam, mengaku baru sekira 2 pekan menjual cabai Vietnam. Awalnya sepi, tapi lama-kelamaan warga mulai datang membeli cabai tersebut. "Saya menjualnya Rp40-45 ribu per kilo dan Rp12 ribu per ons," ujarnya. 
 
Harganya sedikit murah dibandingkan cabai asal Medan dan Mataram. "Ada selisih harga sekitar Rp5.000 dengan cabai asal Vietnam," kata dia.
 
Selain cabai Vietnam, cabai asal Thailand juga banyak dijual pedagang di pasar ini. Rika, 34, mengaku sudah sekira 6 bulan terakhir menjual cabai Thailand. Ada dua jenis yaitu cabai merah dan cabai hijau. 
 
Cabai hijau dijual seharga Rp40 ribu per kilo sedangkan cabai merah Rp44 ribu per kilo. Sama seperti cabai Vietnam, tekstur cabai asal Thailand juga tampak padat. Panjangnya pun sekira 5-6 sentimeter. 
 
"Cabai hijau agak kurang pedas, tetapi cabai merahnya yang terasa pedasnya. Banyak yang suka cabai merah," kata Rika saat ditemui di lokasi dagangannya. Selain cabai impor, warga Baloi, Batam, ini juga menjual cabai asal Medan, Yogyakarta, dan Mataram. 
 

Cabai Vietnam Gempur Batam
Rika, 34, pedagang di Pasar induk Jodoh menjual cabai asal Thailand. Cabai merah impor itu dihargai Rp44 ribu per kilo.
 
Sementara itu, Andi, 24, agen sembako di Pasar Induk Jodoh mengaku telah memesan 6 ton cabai asal Vietnam. Selain harganya murah, rasanya juga banyak digemari pembeli dan warga Batam. 
 
"Ini baru pertama kali saya mendatangkan cabai Vietnam. Saya baru pesan 6 ton. Mulai banyak yang suka karena rasa pedasnya terasa. Teksturnya pun agak padat dan tahan lama," kata Andi. 
 
Sejumlah pedagang di beberapa pasar tradisional di Batam juga mulai menjual cabai Vietnam dan Thailand, seperti di Pasat Botania dan Mega Legenda, dan Batuaji. 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif