Kapolsekta Medan Baru, Kompol Roni Nicolas Sidabutar menjelaskan diduga kuat korban sengaja melompat dari lantai tiga gedung mal.
"Sampai saat ini, belum ada kami temukan tanda-tanda kekerasan di tubuhnya," kata Roni seperti dilansir Antara, Senin (8/2/2016).
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Roni menjelaskan, korban pertama kali ditemukan oleh Eko Setiawan, 33, petugas kebersihan di Sun Plaza. Roni bilang Eko mendengar ada bunyi seperti benda keras yang jatuh.
"Kemudian memeriksanya dan ternyata korban sudah dalam kondisi mengenaskan," tambah Roni.
Eko kemudian melapor kepada petugas keamanan mal. laporan selanjutnya diteruskan ke Polsek Medan Baru. Polisi sudah memeriksa tiga orang saksi dan menyita rekaman kamera pengintai (CCTV).
Roni membeberkan, hasil rekaman CCTV memperlihatkan Edowardo datang ke pusat perbelanjaan seorang diri. Warga Batu Tulis, Kelurahan Sei Putih Barat, Kecamatan Medan Petisah itu langsung menuju ke tempat dia melompat, yakni parkir kendaraan di bagian belakang gedung.
"Korban sempat melihat-lihat kebawah. Nah, saat itu korban langsung melompat tanpa diketahui apa penyebabnya," terang Roni.
Jasad korban langsung dievakuasi ke ruang instalasi jenazah Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Sumut, Jalan Kiayi Haji Wahid Hasyim Medan. Polisi kemudian melakukan autopsi terhadap jasad Edowardo.
"Belum ada kesimpulan apapun (hasil autopsi). Begitu juga dengan visum luar. Mungkin nanti sekalian disaat penyerahan hasil autopsi itu," pungkas Roni.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(MEL)
