Foto: Kelenteng Boen Tek Bio, Pasar Lama, Tangerang, Banten/MTVN_Farhan
Foto: Kelenteng Boen Tek Bio, Pasar Lama, Tangerang, Banten/MTVN_Farhan (Budi Warsito)

Perayaan Imlek, Polisi Amankan 192 Vihara di Medan

imlek
Budi Warsito • 07 Februari 2016 15:31
medcom.id, Medan: Kepolisian Resor Kota Medan Sumatera Utara menggelar Operasi Liong Toba 2016 dalam pengamanan perayaan Imlek 2567. Sebanyak 192 vihara yang ada di Kota Medan akan diamankan.
 
Sebanyak 192 Vihara itu tersebar di beberapa wilayah hukum Polresta Medan. Di antarany 10 vihara di wilayah Polsek Medan Barat yang dijaga oleh 23 personel,lima Vihara di wilayah Polsek Helvetia yang dijaga oleh 13 personel, 21 Vihara di wilayah Polsek Sunggal yang dijaga 25 personel, 18 Vihara di wilayah Polsek Medan Baru yang dijaga 41 personel, 4 vihara di wilayah Polsek Pancur Batu yang dijaga 16 personel. Selanjutnya, 9 Vihara di wilayah Polsek Percut Sei Tuan yang dijaga 27 personel, 13 Vihara di wilayah Polsek Medan Timur yang dijaga 28 personel, 30 Vihara di wilayah Polsek Medan Area yang dijaga 50 personel, 13 Vihara di Wilayah Polsek Medan Kota yang dijaga 43 personel, 1 Vihara di wilayah Polsek Patumbaak yang dijaga 6 personel, dan 18 Vihara di Polsek Deli Tua yang dijaga 23 personel.
 
Pengamanan berupa antisipasi ancaman bom dan pengaturan lalu lintas di sekitar vihara. Sedikitnya lima vihara akan disterilkan yakni Vihara Setia Budi di Medan Timur, Vihara Borobudur di Medan Kota, Vihara Gunung Timur di Medan Baru, Vihara Maitrea di kawasan Percut Sei Tuan dan Vihara Green Hill di Pancur Batu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kelima Vihara tersebut merupakan sasaran prioritas pengamanan perayaan Tahun Baru Imlek 2016. Selain itu di Vihara lainnya personel kita tetap disiagakan," kata Kapolresta Medan, Komisaris Besar Polisi Mardiaz Kusin Dwihananto, di Medan, Sumatera Utara, Minggu (7/2/2016).
 
Ia mengungkapkan, penetapan kelima Vihara yang menjadi prioritas tersebut berdasarkan dari pengalaman-pengalaman pengamanan Imlek tahun-tahun sebelumnya. Dimana kelima Vihara ini yang paling banyak didatangi umat Budha untuk beribadah.
 
"Pengamanan juga dilakukan pada wilayah-wilayah rawan kemacetan, kecelakaan lalu lintas, dan rawan gangguan kriminalitas, mall dan tempat rekreasi," imbuh dia.
 
Pihaknya pun telah menetapkan SOP, tindakan apa yang dilakukan terhadap para pelaku tindak pidana saat berlangsungnya operasi.
 
"Kita juga sudah mempersiapkan segala sesuatunya, seperti sarana dan prasarana untuk mendukung kelancaran operasi Liong Toba 2016," ujarnya.
 
Sarana dan prasarana pendukung itu adalah pengecekan kondisi kendaraan yang dipakai dalam operasi, tindakan pertolongan cepat di bidang kesehatan, evakuasi, dan lainnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(TTD)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif