Dari 31 orang yang boyong, 25 di antaranya pasangan mesum dan dua waria. Pasangan mesum itu terjaring petugas di sejumlah tempat di kawasan Jalan Jamin Ginting, yakni Hotel Katana, Hotel Alam Indah Green, dan Wisma Syailendra yang berada di kawasan Peringgan.
Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Medan Armansyah mengatakan razia yang dilakukan bertujuan memberantas praktik prostitusi.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
"Razia ini kita fokuskan terhadap PSK. Namun, banyak juga pasangan mesum yang terjaring," kata Armansyah, Sabtu (4/6/2016) dinihari.
Armansyah melanjutkan, para wanita yang terjaring razia didata terlebih dahulu. Selanjutnya, mereka dibawa ke panti sosial di Sibolangit. "Yang PSK akan dibawa ke panti untuk dibina. Sedangkan untuk pasangan mesum akan dilepaskan dengan catatan dijemput pihak keluarga," jelasnya.
Sejumlah pasangan mesum berupaya agar petugas tak membawa mereka. Salah satunya pasangan yang mengaku dari Riau menyatakan mereka telah menikah. "Kami suami istri, Pak. Kami menikah Desember lalu. jadi, buku nikahnya belum siap," kata pria yang tertangkap basah.
Karena tak dapat menunjukkan buku nikah, keduanya diboyong petugas. Bahkan, ada yang mengaku kakak-adik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(UWA)
