Kapolda Sumut Irjen Rycko Amelza Dahniel didampingi Kapolrestabes Medan Kombes Sandi Nugroho dan pejabat Polda di RS Bhayangkara Polda Sumut, Medan, Minggu (22/1/2017). (Metrotvnews.com/Budi Warsito)
Kapolda Sumut Irjen Rycko Amelza Dahniel didampingi Kapolrestabes Medan Kombes Sandi Nugroho dan pejabat Polda di RS Bhayangkara Polda Sumut, Medan, Minggu (22/1/2017). (Metrotvnews.com/Budi Warsito) (Budi Warsito)

Polisi Tangkap Dalang Pembunuhan Kuna di Jambi

penembakan
Budi Warsito • 22 Januari 2017 18:28
medcom.id, Medan: Otak pelaku penembakan yang menyebabkan tewasnya Indra Gunawan alias Kuna pemilik toko airsoft gun di Jalan Ahmad Yani (Kesawan) Medan diringkus. Tersangka berinisial RJ ditangkap tim khusus gabungan Polrestabes Medan dan Polda Sumut, Minggu, 22 Januari 2017. 
 
Kapolda Sumatera Utara Irjen Rycko Amelza Dahniel mengatakan, jajarannya menangkap RJ di Jambi. RJ merupakan aktor utama di balik pembunuhan Kuna. Dia adalah orang yang menyuruh dan membayar para pelaku.
 
"Yang menyuruh baru saja tertangkap di Jambi," kata Rycko. Informasi penangkapan ini diterima saat Kapolda beserta jajaran menggelar rilis kasus di RS Bhayangkara Medan, Sumut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Polda Sumut telah menangkap lima anggota komplotan. Dua di antaranya tewas terkena timah panas petugas lantaran melawan dengan senjata api dan katana.

Pembunuh Bayaran Kuna Simpan Senjata Organik


Dengan penangkapan RJ, jumlah tersangka jadi enam orang, termasuk dua meninggal.
 
"Karena baru tertangkap, nanti kita akan langsung interogasi. Apa yang membuatnya berniat membunuh Kuna."
 
Direktur Kriminal Umum Polda Sumut Kombes Nur Fallah mengatakan, berdasarkan keterangan para pelaku yang diringkus sebelumnya, RJ menjanjikan uang senilai Rp2,5 miliar untuk menghabisi nyawa Kuna. 
 
"Mereka dijanjikan akan diberikan uang senilai Rp2,5 miliar, yang sudah diberikan Rp50 juta," tandas Nur Fallah. 

Komplotan Pembunuh Bayaran Kuna Dijanjikan Rp2,5 Miliar



 
Sementara itu, Mohan salah seorang kerabat korban Kuna menyangka RJ yang dimaksud merupakan pengusaha tambang yang juga ketua organisasi keagamaan di Sumut. 
  
Kuna tewas ditembak di depan tokonya Jl Ahmad Yani Medan, pada Rabu (18/1/2017). Peluru tajam menembus dada kiri dan mengenai pembuluh dara besar. Dia akhirnya tewas meski sempat mendapat perawatan di rumah sakit.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(SAN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif