Kapolda Sumatera Utara Irjen Rycko Amelza Dahniel mengatakan, jajarannya menangkap RJ di Jambi. RJ merupakan aktor utama di balik pembunuhan Kuna. Dia adalah orang yang menyuruh dan membayar para pelaku.
"Yang menyuruh baru saja tertangkap di Jambi," kata Rycko. Informasi penangkapan ini diterima saat Kapolda beserta jajaran menggelar rilis kasus di RS Bhayangkara Medan, Sumut.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Polda Sumut telah menangkap lima anggota komplotan. Dua di antaranya tewas terkena timah panas petugas lantaran melawan dengan senjata api dan katana.
Dengan penangkapan RJ, jumlah tersangka jadi enam orang, termasuk dua meninggal.
"Karena baru tertangkap, nanti kita akan langsung interogasi. Apa yang membuatnya berniat membunuh Kuna."
Direktur Kriminal Umum Polda Sumut Kombes Nur Fallah mengatakan, berdasarkan keterangan para pelaku yang diringkus sebelumnya, RJ menjanjikan uang senilai Rp2,5 miliar untuk menghabisi nyawa Kuna.
"Mereka dijanjikan akan diberikan uang senilai Rp2,5 miliar, yang sudah diberikan Rp50 juta," tandas Nur Fallah.
Sementara itu, Mohan salah seorang kerabat korban Kuna menyangka RJ yang dimaksud merupakan pengusaha tambang yang juga ketua organisasi keagamaan di Sumut.
Kuna tewas ditembak di depan tokonya Jl Ahmad Yani Medan, pada Rabu (18/1/2017). Peluru tajam menembus dada kiri dan mengenai pembuluh dara besar. Dia akhirnya tewas meski sempat mendapat perawatan di rumah sakit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(SAN)
