Kapolrestabes Medan, Kombes Sandi Nugroho mengatakan, Almeratz warga Jalan Sei Wampu Baru, Medan, baru saja keluar dari penjara usai menjalani hukuman dalam kasus serupa.
"Pelaku ini adalah residivis, baru keluar dari Lapas setelah Lebaran 2017 lalu," ujar Kapolrestabes Medan, Kombes Sandi Nugroho didampingi Kasat Reskrim AKBP Febriyansyah, Kasat Narkoba AKBP Ganda Saragih dan Kapolsek Medan Baru Kompol Victor Ziliwu, di RS Bhayangkara, Medan, Senin 2 Oktober 2017.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Sandi menjelaskan, dalam melancarkan aksinya, Almeratz bekerja sama dengan seorang rekannya yang kini masih diburu oleh polisi. "Pelaku terpaksa ditembak karena mengancam jiwa petugas dan juga korban," imbuh Sandi.
Pelaku ditembak Minggu 1 Oktober 2017, mereka berusaha merampok sepeda motor korban bernama Randi Aprinianda, 21 yang berboncengan dengan Toni, 16. Keduanya warga Jalan Starbang, Gang Balai Desa, Medan Polonia.
Diwaktu bersamaan, melintas dua personel Satres Narkoba Polrestabes Medan. Melihat aksi tersebut, petugas meneriaki pelaku dan memberikan tembakan peringatan. Bukannya menyerah, pelaku malah mengarahkan senjatanya ke arah Polisi.
Melihat situasi genting, pelaku pun dilumpuhkan polisi dengan timah panas. Tapi, pelaku lainnya langsung kabur meninggalkan lokasi. Almeratz sempat dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumut, Medan untuk mendapatkan pertolongan. Namun, nyawanya tak tertolong.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(ALB)
