Puluhan pedagang yang mayoritas ibu-ibu datang membawa spanduk penolakan. Panas terik tak menyurutkan langkah mereka untuk menyampaikan tuntutan. Mereka meminta wali kota Medan bertindak langsung menyelesaikan masalah pedagang tanpa melakukan penggusuran.
"Batalkan relokasi pedagang. Kami tidak ingin pindah dari Jalan Bulan. Wali kota harus membatalkan tindakan PD Pasar yang mau merelokasi kami," ucap Koordinator Aksi, AP Luat Siahaan di depan Kantor Wali Kota Medan.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Dia mengatakan relokasi tersebut semata-mata hanya keinginan PD Pasar. Karena seluruh pedagang Jalan Bulan menolak tindakan itu. Apalagi relokasi dilakukan tanpa meminta pendapat para pedagang yang sudah bertahun-tahun berjualan di lokasi itu.
"Kami dari awal sudah menolak relokasi. Karena tindakan ini sama dengan menggusur pedagang. Kami lebih memilih jika PD Pasar merenovasi tempat berjualan kami di lokasi itu dibanding kami digusur," pungkasnya.
Massa mengungkapkan Pemko Medan seharusnya memberi pedagang bantuan modal untuk usaha dibanding relokasi. Tindakan relokasi menurut pedagang tidak sesuai dengan program pemerintah untuk memajukan usaha kecil.
"Harusnya PD Pasar lebih bersikap bijaksana. Relokasi tidak akan menyesaikan masalah. Hanya karena alasan kemacatan arus lalu lintas, kami direlokasi. Padahal kami sudah bertahun-tahun berdagang di sini. PD Pasar jangan hanya mau menyingkirkan pedagang tradisional," beber massa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(SAN)
