RS Bhayangkara Medan, tempat autopsi jenazah korban. (Metrotvnews.com/Farida Noris)
RS Bhayangkara Medan, tempat autopsi jenazah korban. (Metrotvnews.com/Farida Noris) (Farida Noris)

Kampus Menduga Mahasiswi Tewas karena Overdosis Obat Malaria

penemuan jenazah
Farida Noris • 09 Mei 2016 18:03
medcom.id, Medan: Ratnawati Gea, mahasiswi Akbid Sari Mutiara Medan diduga tewas karena meminum sebanyak enam paket obat malaria resochin. Wanita berusia 19 tahun itu ditemukan tewas di tangga Lantai II Gedung Magdolia, di  kampusnya.
 
"Kami menduga, korban tewas karena keracunan obat. Karena di lokasi ditemukan jenazah, ada bekas muntah dan obat malaria sebanyak enam paket yang semuanya sudah kosong," kata Wakil Rektor 3 Kampus Akbid Sari Mutiara Medan Karnelius Harefa, Senin (9/5/2016).
 
Karnelius Harefa mengakui saat ditemukan, kaki dan tangan jenazah membiru. Dia menduga kondisi itu disebabkan pengaruh obat yang dikonsumsi korban hingga enam paket.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kebiruan bisa pengaruh obat. Kalau kelebihan dosis dapat menyebabkan berhenti jantung secara tiba-tiba. Makanya tangan dan kaki korban membiru. Obat itu dijual secara bebas di toko-toko obat," jelasnya.
 
Dia pun mengaku heran kenapa korban mengkonsumsi obat malaria. Pasalnya korban tidak memiliki riwayat penyakit malaria. Apalagi selama ini, kondisi korban sehat-sehat saja.
 
"Sebelumnya tidak ada penyakit apa-apa. Di asrama dia juga sehat-sehat saja. Dia sudah datang sejak kemarin pagi di asrama. Karena memang hari minggu, jadi bebas, sehingga tidak terikat. Setelah itu, korban ini sempat permisi pergi, sampai tadi pagi, ditemukan tewas di kampus," terangnya.
 
Menurutnya, rekan-rekan korban sempat mencari keberadaan korban yang keluar dari asrama. Karena rencananya korban dan rekannya berangkat ke Seribu Dolok Simalungun untuk praktek.
 
"Sempat dicari korban ini dari pagi. Karena rencananya mereka berangkat hari ini jam 14.00 WIB. Tapi karena tidak ketemu, jadi si korban ini kita rencanakan praktek di Medan saja. Ternyata petugas cleaning service menemukan mahasiswi kita ini sudah tidak bernyawa," ucapnya.
 
Namun begitu, mereka sudah menyerahkan penanganan kasus itu ke kepolisian. Selain itu, pihaknya masih menunggu hasil autopsi di RS Bhayangkara Medan.
 
"Kita sudah menyerahkan semuanya ke kepolisian. Kami berupaya memfasilitasi keluarga korban. Begitu juga nanti kepulangannya ke rumah duka, akan kita bantu," bebernya.
 
Jasad Ratnawati Gea ditemukan petugas kebersihan pagi tadi sekira pukul 07.00 WIB. Di sekitar jasad Gea terdapat bungkus obat malaria. Kepolisian Medan masih menyelidiki kasus ini dengan memeriksa saksi-saksi. Termasuk menunggu hasil autopsi forensik RS Bhayangkara.
 

(SAN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif