Yunus Setiawan kini sudah kembali berkumpul bersama keluarganya di Desa Moawo, Kota Gunungsitoli. Yunus merupakan nahkoda kapal.
Baca: Kapal Berpenumpang 5 Nelayan sempat Terlihat di Sekitar Pulau Pini
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
"Saat itu, 20 Januari, mesin kapal kami mati karena kehabisan oli," kata Yunus di rumahnya di Desa Moawo.
Selain Yunus, empat nelayan lain berada dalam kapal. Yaitu Yariaman Telaumbanua, 29; Ama Juli Zega,35; Berkat Lase, 17; dan Juli Lase, 17.
Sedianya mereka kembali ke daratan pada 21 Januari. Namun mereka tak kunjung kembali.
Yunus mengaku mereka terombang-ambil di perairan. Hingga akhirnya, pada 23 Januari, kapal nelayan asal Sibolga menemukan mereka. Mereka lalu dibawa ke Pulau Panjang.
Tapi di Pulau Panjang, mereka tak memiliki cara untuk mengabari keluarga di Desa Moawo. Sehingga mereka hanya menunggu di Pulau Panjang.
Keluarga yang tak mendapat kabar kelima nelayan lalu melapor ke aparat setempat. Warga dan SAR lalu mencari mereka mulai Selasa 24 Januari.
Setelah dua hari, warga dan SAR menemukan mereka di Pulau Panjang. Mereka dalam kondisi selamat. Warga lalu membawa mereka dan kapal yang kehabisan oli menuju Desa Moawo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(RRN)
