Seluruh kru berdoa sebelum pesawat Skytruck berangkat. Foto: Istimewa
Seluruh kru berdoa sebelum pesawat Skytruck berangkat. Foto: Istimewa (Wandi Yusuf)

Profil Skytruck, Pesawat Polri yang Jatuh di Kepri

pesawat hilang
Wandi Yusuf • 03 Desember 2016 18:11
medcom.id, Jakarta: Pesawat Skytruck jatuh di perairan Pulau Senayang, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Sabtu 3 Desember 2016. Lepas dari penyebab jatuhnya pesawat, Skytruck ternyata merupakan salah satu pesawat tangguh untuk penerbangan jarak pendek.
 
Dikutip dari Wikipedia, Skytruck merupakan pesawat transportasi ringan bermesin ganda buatan Polandia. Pesawat ini lahir pertama kali dengan nama Antonov An-28. Pesawat ini terbang perdana pada 1969 dan sudah diproduksi 191 unit.
 
Hingga Agustus 2006, sebanyak 68 unit masih aktif melayani maskapai penerbangan. Pada 1993, PZL-Mielec sebagai pemilik lisensi pembuatan pesawat, mengembangkan variannya, yakni PZL M-28 Skytruck. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penerbangan perdananya langsung memikat pasar. Karena, meski dikembangkan oleh negara Eropa Timur, namun mesin Skytruck menggunakan Pratt and Whitney PT6A-65B Turboprops, yang kala itu merupakan teknologi dari Barat.
 
Didatangkan oleh Megawati
 
Ternyata, Indonesia juga terpincut untuk mendatangkan pesawat ini. Mengutip situs Indomiliter, pesawat Skytruck didatangkan Megawati Soekarnoputri saat masih menjabat presiden. Pesawat itu dipesan khusus untuk keperluan Polri senilai USD135 juta. 
 
Dalam pembicaraannya dengan pemerintah Polandia, disepakati PT Dirgantara Indonesia mengerjakan kandungan lokal maksimal 6 persen dari total nilai kontrak.
 
Saat ini, Skytruck masih digunakan Direktorat Polisi Udara Badan Pemeliharaan Keamanan Kepolisian RI. Dan salah satunya yang mengalami kecelakaan di Kepri siang tadi.
 
Baca: Pesawat Polri Hilang Kontak di Kepri
 
Pesawat ini mampu membawa 19 pasukan bersenjata lengkap dan mendukung operasi lintas udara karena di bagian belakangnya terdapat ramp door untuk terjun pasukan payung.
 
Kemampuan terbangnya mencapai 6 jam 12 menit dengan jarak jelajah hingga 1.500 kilometer. Skytruck dinilai cocok untuk misi intai maritim taktis.
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(UWA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif