NEWSTICKER
: Pho Sie Dong,34 warga Jalan Petai, Pasar II Cina, Lingkungan IV, Kelurahan Jati Utomo, Kecamatan Binjai Utara saat berada di Mapolres Binjai?, Senin (25/4/2016). (Foto: Budi Warsito)
: Pho Sie Dong,34 warga Jalan Petai, Pasar II Cina, Lingkungan IV, Kelurahan Jati Utomo, Kecamatan Binjai Utara saat berada di Mapolres Binjai?, Senin (25/4/2016). (Foto: Budi Warsito) (Budi Warsito)

Dua Tahun Buron, Pengoplos Pupuk Bersubsidi Dibekuk

pupuk subsidi
Budi Warsito • 26 April 2016 09:46
medcom.id, Binjai: Pho Sie Dong, 34, warga Jalan Petai, Pasar II Cina, Lingkungan IV, Kelurahan Jati Utomo, Kecamatan Binjai Utara dibekuk Polres Binjai setelah buron sekitar dua tahun.
 
Ia diamankan Satuan Reskrim Polres Binjai saat sedang berada di Perumahan Pahlawan, New Gome, Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Binjai Kota.
 
"Tersangka diamankan Sabtu, 24 April 2016. Tersangka terjerat dengan kasus tindak pidana mengedarkan pupuk jenis urea bersubsidi yang tidak sesuai dengan label," ujar Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Bambang Tarigan, Senin (25/4/2016).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bambang menambahkan, pengoplosan yang dilakukan oleh tersangka ini terungkap saat Sat Reskrim Polres Binjai yang saat itu masih dipimpin Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Revi Nurvelani melakukan penggerebekan di gudang pupuk ilegal milik tersangka. Saat itu tersangka berhasil melarikan diri.
 
Dari penggerebekan itu, petugas menyita satu unit dump truck BK 8120 LL berikut muatan 300 sak pupuk urea bersubsidi pemerintah, dua sak pupuk non subsidi hasil olahan, satu unit mobil Kijang Pick Up warna hitam BK 9217 BG berikut muatan 34 jerigen pemutih pupuk/ hydrogen firoxide.
 
Selain itu petugas juga mengamankan dua unit mesin jahit tangan, satu timbangan duduk, empat goni pupuk urea non subsidi, enam goni pupuk urea Nitrogen, empat mesin pengering/ hair driyer, satu mobil pick up L300 Box warna hitam BK 8724 LR berikut muatan goni bekas, satu truk colt diesel muatan 72 sak pupuk non subsidi dan peralatan untuk pengoplos pupuk lainnya.
 
"Barang bukti sudah kita limpahkan ke Kejaksaan Negeri Binjai dengan berkas perkara nomor BP/51/II/2014/Reskrim," paparnya.
 
Selain barang bukti, polisi juga mengamankan empat tersangka yakni Bambang Citrawan, Sugianto, Dedi Iswanto dan Eka Januari yang kini telah divonis dan menjalankan hukuman.
 
"Dari keterangan empat tersangka ini dan sejumlah saksi, kalau gudang tersebut milik Pho Sie Dong. Makanya kita melakukan pengejaran, dan akhirnya, dua tahun melakukan pengejaran, polisi berhasil mengamankannya," cetusnya.
 
Akibat perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 60 ayat (1) f / UU RI No 12 tahun 1992 tentang Sistem Budidaya Tanaman dan Pasal 480 Jo 55 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp250 juta.
 
"Tersangka sekarang sudah kita amankan dan kita serahkan ke Kejaksaan Negeri Binjai untuk tindaklanjutnya," pungkasnya.
 

(MEL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif