10 Napiter Dipaksa Menyerahkan Diri
Anggota kepolisian melakukan pengamanan Mako Brimob Kelapa Dua pasca bentrok antara petugas dengan tahanan di Depok, Jawa Barat, Rabu (9/5). ANT/Akbar Nugroho.
Depok: Sebanyak 10 dari 155 narapidana terorisme di rumah tahanan (rutan) cabang Salemba, Mako Brimob, sempat menolak menyerah setelah diultimatum. Petugas pun berhasil melumpuhkan 10 narapidana terorisme itu dengan penyerbuan.
  
"Direncanakan serbuan untuk dilucuti (terorisnya), melumpuhkan teroris di lokasi yang telah kita kepung dan tentukan itu," kata Menkopolhukam Wiranto dalam konferensi pers di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Kamis, 10 Mei 2018.

Baca: Polri Minta Maaf kepada Keluarga Korban Kerusuhan

Ledakan dan rentetan letusan senjata api pun terdengar dari wilayah rutan cabang Salemba, Mako Brimob. Wiranto mengklaim, tindakan ini merupakan bagian dari strategi untuk melumpuhkan narapidana terorisme.


"Ada 10 yang menyatakan tidak menyerah maka aparat melakukan serbuan di lokasi mereka, kita tadi dengarkan bunyi tembakan, ledakan bom, granat, dan kemudian penyisiran," jelas Wiranto.

Wiranto menambahkan, penggunaan alat peledak dan granat asap bertujuan melumpuhkan pelaku. Hal ini merupakan bagian dari teknik penyerangan yang biasa dilakukan aparat keamanan.

"Telinga orang itu bisa pekak dengan ledakan itu, itu merupakan salah satu teknik melumpuhkan," kata mantan Panglima TNI itu.

Baca: Bripka Iwan Sarjana Luka Lebam di Wajah

Komandan Korps Brimob Irjen Pol Rudy Sufahriadi menjelaskan, ledakan itu bersumber dari upaya petugas meledakkan dinding dan tembok ruangan penyimpanan senjata dan bahan ledakan rampasan. Karena, petugas khawatir narapidana merencanakan hal yang berbahaya setelah menguasai kawasan rutan sekitar 36 jam.

"Suara itu adalah bridging untuk meledakkan tembok untuk menjatuhkan tempat yang diduga tempat menyimpan bahan bom yang mereka jadikan bahan bom untuk dijadikan ranjau disini," kata Rudy.

Operasi penanggulangan kerusuhan ini dinyatakan selesai sekitar pukul 07.15 WIB. Sebanyak 90 persen dari 155 narapidana teroris telah menyerahkan diri kepada petugas. Sebanyak 10 teroris pun dipaksa menyerahkan diri setelah diserbu petugas.

Petugas tengah melakukan sterilisasi dan penyisiran di area rutan cabang Salemba, Mako Brimob. Narapidana terorisme pun telah dipindahkan ke ruang isolasi.







(DRI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id