Ketua DPD Gerindra Jabar Mulyadi mengaku menarik dukungan dari pasangan tersebut. Sebab, Syaikhu melontarkan pernyataan untuk tetap menjabat sebagai Wali Kota Bekasi.
Baca: Gerindra Batalkan Dukungan untuk Demiz-Syaikhu di Pilkada Jabar
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
"Lantaran itu, Gerindra kembali membuka komunikasi dengan partai lain dan mengkaji kandidat (bakal calon gubernue Jabar) lain juga," kata Mulyadi kepada Metrotvnews.com, Selasa 12 September 2017.
Mulyadi mengatakan tengah berkomunikasi dengan beberapa partai. Calon koalisi poros baru diincar Gerindra, yaitu Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
"Dengan Demokrat, PAN dan PPP kita melakukan komunikasi. Karena Pilkada buat Gerindra adalah sasaran antara sasaran utama kita Pilpres (pemilihan presiden 2019)," tutur Mulyadi.
Sementara itu Mulyadi berharap memiliki pemahaman yang sama dengan ketiga partai tersebut. Mulyadi meyakini terjalin kerjasama atau koalisi dengan ketiga partai tersebut.
"Dasar komunikasi kita selalu diorientasikan ke Pilpres. Jika ada potensi pemahaman yang sama, maka kita memungkinkan untuk kerjasama (koalisi)," urainya.
Disinggung mengenai bakal calon gubernur, Mulyadi mengaku saat ini masih mencari kandidat lainnya. Namun proses itu masih cair menunggu kesepakatan dengan partai koalisi.
"Untuk kandidat masih cair," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(RRN)
