Unjuk rasa BEM UI di UI, Depok, Jabar. Foto: Medcom.id
Unjuk rasa BEM UI di UI, Depok, Jabar. Foto: Medcom.id (Octavianus Dwi Sutrisno)

Rektorat Diminta Kaji Kembali Sistem Berbayar Kendaraan Masuk UI

penyegelan
Octavianus Dwi Sutrisno • 09 Juli 2019 07:55
Depok: Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) kembali melakukan unjuk rasa, atas penolakan kebijakan sistem berbayar kendaraan roda dua yang masuk ke area kampus. Aksi dilakukan di halaman Gedung Rektorat UI, Depok, Jawa Barat, Senin, 8 Juli 2019. 
 
Ketua BEM UI Manik mengatakan, peraturan berbayar untuk kendaraan roda dua dinilai tidak logis. Selain itu, kebijakan berbayar dirasa membebankan masyarakat dan mahasiswa.
 
"Akses yang ditutup bukan tempat parkir, itu jalan. Berdasarkan Undang-undang Jalan, ada jalan yang dimaksud yaitu jalan tol, umum, dan khusus. Yang ada di UI ini jalan khusus, satu-satunya," jelas Manik. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Manik menerangkan, jalan yang dapat dibebankan pembayaran adalah jalan tol. Sehingga, penarikan uang bisa dilakukan di jalan bebas hambatan. 
 
Dia menegaskan, pihaknya akan berupaya agar kebijakan tersebut dipertimbangkan kembali oleh Rektorat dan Manajemen UI. Pihaknya pun akan menempuh jalur koordinasi dengan berbagai pihak, salah satunya Panitia Penjaringan dan Penyaringan Calon Rektor (P3CR). 
 
"Karena momentum ini untuk calon rektor yang baru. Kita harapkan ada perubahan dari kebijakan tersebut," bebernya. 
 
Dia berharap, agar rektor baru nanti bisa mendukung aspirasi mahasiswa dan masyarakat sekitar. Mahasiswa juga akan melakukakn audiensi dengan Wakil Rektor II yang berhubungan dengan kebijakan tersebut.
 
"Tadi bertemu P3CR. Harapan kami masukan indikator khusus calon rektor tentang asas-asas pemerintahan yang baik bisa dimasukkan ke indikator pemilihan rektor," pungkasnya.
 
Baca: Mahasiswa Segel Loket Parkir di Kawasan UI
 

(LDS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif