"Karangan bunga ini adalah dukungan kepada Polda Jabar untuk mendukung NKRI," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus di Bandung, Kamis 4 Mei 2017.
Yusri mengatakan, pihaknya berkomitmen akan terus meningkatkan kinerja dan memproses segala bentuk pelanggaran yang mengganggu kondusifitas NKRI. "Semua gangguan yang datang dari perorangan maupun kelompok, akan kami tindak tegas," jelasnya.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
(Baca: Demam Karangan Bunga Sampai di Polda Jabar)
Menurut Yusri, kepercayaan masyarakat pada Kepolisian akan terus dijaga dengan kerja keras dan profesional dalam menegakkan hukum di wilayah Jawa Barat.
Demam karangan bungan sedang melanda masyarakat Indonesia belakangan. Tren ini berawal dari dukungan warga kepada Basuki `Ahok` Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat yang kalah pada Pilkada Jakarta.
Karangan bunga membanjiri Balaikota. Jumlahnya diperkirakan lebih dari 4.000 buah.
Tidak lama, karangan bunga mulai menyebar ke Mabes Polri dan Istana. Demam karangan bunga, bahkan merembet hingga hampir seuruh daerah di Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(NIN)
