Hampir 50 Persen Guru di Jepara Berstatus Honorer

Rhobi Shani 07 Mei 2018 10:38 WIB
gurutenaga honorer
Hampir 50 Persen Guru di Jepara Berstatus Honorer
Seorang guru honorer melakukan proses belajar mengajar di Madrasah Ibtidaiyah Bandung III Jombang, Jawa Timur. Foto: Antara/Syaiful Arif
Jepara: Guru dan tenaga pendidik yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS), guru tidak tetap (GTT), dan guru tetap yayasan (GTY) di Jepara, Jawa Tengah, berjumlah 11.177 guru hingga akhir 2017. Hampir separuhnya berstatus GTT, atau honorer.

Jumlah guru dan tenaga kependidikan PNS di Kota Ukir sebanyak 5.718 orang. Sedangkan jumlah GTT dan pegawai tidak tetap (PTT) mencapai 4.006 orang. Sisanya, 1.453 guru berstatus GTY.

Baca: Kerja 24 Jam, Guru Honorer Diupah Rp600 Ribu/Bulan


Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Jepara Fatkhurrozi menyampaikan, jumlah guru dan tenaga kependidikan saat ini sudah ideal. Hanya saja, sejak tiga tahun terakhir pemerintah tidak lagi menerima guru negeri. Jumlah GTT akhirnya bertambah tiap tahun untuk mengisi puluhan guru PNS yang pensiun.

"Tahun kemarin (2017) kami sudah mengajukan pengangkatan guru dan tenaga kependidikan ke Kemenpan, jumlahnya cukup banyak," ujar Fatkhurrozi, Senin, 7 Mei 2018.

Pada jenjang SD, guru PNS sebanyak 3.720 orang, GTT dan PTT (2.744 orang). Sedangkan jejang SMP, jumlah guru PNS (1.198 orang), GTT dan PTT mencapai 508 orang.

"Jumlah itu termasuk guru dan tenaga tata usaha. Kalau jumlah gurunya saja PNS dan GTT dari SD sampai SMA sebanyak 9.561 orang," kata Fatkhurozzi.

Meski secara garis besar ada tiga jenis guru, tugas dan tanggung jawabnya sama. Namun, gaji yang diterima berbeda. Besarnya gaji guru PNS berdasarkan golongan kepangkatan. Sementara, GTT gaji yang diterima berdasarkan jumlah jam mengajar dalam seminggu. 



(SUR)