Seorang Peserta Aksi May Day di Yogyakarta Positif Narkoba
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda DIY, Komisaris Besar Hadi Utomo (berbaju putih tengah) saat menunjukkan barang bukti. (Medcom.id-Ahmad Mustaqim)
Sleman: Satu dari 69 peserta aksi dalam peringatan hari buruh internasional di pertigaan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta positif narkoba. Aksi berakhir ricuh dengan pembakaran kantor pos polisi.

"Inisial BV positif ganja, sabu, ekstasi, dan obat penenang," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda DIY, Komisaris Besar Hadi Utomo di Mapolda DIY Rabu, 2 Mei 2018.

Baca: Polisi Tetapkan 3 Tersangka Pembakaran Pos Polisi di Yogyakarta


Ia mengatakan, BV tersebut di luar dari tiga orang yang sudah ditetapkan menjadi tersangka. Menurut dia, polisi masih mempertimbangkan proses hukum untuk yang bersangkutan. 

"Aksi kemarin kemungkinan ada yang menunggangi. Kami masih mendalami. Tersangka bisa bertambah karena masih ada 10 orang yang kami kejar," kata dia. 

Baca: Polisi Buru 10 Terduga Pelaku Perusakan Pos Polisi

Kapolda DIY, Brigadir Jenderal Ahmad Dofiri mengatakan aksi yang berujung pembakaran pos polisi dengan molotov itu telah disiapkan. Setidaknya, polisi juga menyita 55 botol yang dibuat molotov, empat buah mercon, empat buah plastik berisi solar, batu, pentungan kayu dan besi, serta cat semprot. 

Polisi juga menyita sejumlah spanduk, diantaranya bertuliskan 'Nawacita "membunuh" Indonesia dari Pinggiran', 'Sultan = Nightmare', 'Tolak Upah Murah', serta 'Jogja Istimewa Tanpa SG/PAG'. "Aksi kemarin memang disiapkan chaos," kata Dofiri. 




(ALB)