Desa Wisata Diminta Berbenah Sambut Bandara NYIA
Ratu Yogyakarta Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas saat meresmikan Desa Wisata Swadaya (Deswitadaya) Gamol di Balecatur, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, DIY, Rabu, 24 Oktober 2018. Medcom.id/ Patricia Vicka.
Yogyakarta: Masyarakat yang tinggal di Desa Wisata diminta meningkatkan pelayanan menjelang berdirinya bandara internasional baru Yogyakarta (NYIA) di Kulon Progo. Setelah bandara rampung, kunjungan wisata ke DIY diyakini akan meningkat.

Ratu Yogyakarta Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas mengatakan, peningkatan kunjungan wisata harus dibarengi dengan perbaikan sarana dan fasilitas yang ada.

"Perlu ada pengelolaan yang baik dan berkelanjutan di desa wisata supaya menarik banyak wisatawan ke sini," kata Ratu Hemas saat meresmikan Desa Wisata Swadaya (Deswitadaya) Gamol di Balecatur, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, DIY, Rabu, 24 Oktober 2018.


Baca: Bandara New Yogyakarta Siap Diresmikan di Maret 2019

Perbaikan bisa dimulai dengan menjaga kebersihan dan kerapihan desa. Membuat paketan kegiatan yang menampilkan kebudayaan khas atau hasil alam di desa tersebut.

"Misalnya jalanan desa diperbagus, jadiin aspal. Kalau gamau, dirapikan biar ga licin. Adakan kegiatan bersepeda keliling desa," jelas Ratu Hemas.

Ratu Hemas menjelaskan, pengelola desa wisata juga harus lebih kreatif mengemas pertunjukan budaya yang berkesan.

Pengembangan desa wisata diperlukan untuk menambah waktu kunjung wisatawan. Apalagi saat ini wisata berbasis alam dan pertanian (agrowisata) sedang naik daun di masyarakat. Maka pemerintah dituntut untuk membuat destinasi wisata baru setiap tahun.

Terkait Deswitadaya Gamol, Istri Sri Sultan Hamengku Buwono X ini berharap bisa menjadi pusat edukasi bercocok tanam dan beternak kambing Etawa bagi anak-anak.

"Anak-anak kalau ke desa itu ingin tau bagaimana caranya tanam padi dan kangukung. Idaman anak- anak datang ke desa ya untuk bertani. Semoga Gamol bisa jadi contoh dewis untuk desa lainnya," pungkas Ratu Hemas.

Baca: Warga Terdampak Pembangunan Bandara NYIA Dapat Ganti Rugi

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun bertekad akan memperbaiki pelayanan dan pengelolaan seluruh desa wisata di Kabupaten Sleman.

Saat ini Kabupaten Sleman memiliki 35 desa wisata. Desa Wisata Berdaya (deswitadaya) Gamol adalah salah satu program CSR PT. Pertamina (Persero) Terminal BBM Rewulu.

Desa ini menawarkan wisata edukasi peternakan dan pengolahan Kambing Etawa serta budidaya Jamur dan tanaman sayur-sayuran.



(DEN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id