Ilustrasi PPDB. (MI/Lina Herlina)
Ilustrasi PPDB. (MI/Lina Herlina) (Mustholih)

Sistem Pelimpahan Jadi Sebab Calon Siswa Terlempar

PPDB 2019
Mustholih • 01 Juli 2019 19:05
Semarang: Proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) di Semarang, Jawa Tengah, diwarnai banyaknya calon siswa yang diterima di SMA wilayah Kabupaten Demak. Hal itu dimungkinan, karena domisili calon siswa berada di perbatasan dua wilayah Pemerintahan Daerah.
 
"Bisa jadi. Jadi itu zona tetangga. Zona itu lepas dari kabupaten, jadi bisa beririsan," kata Kepala Dinas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah, Jumeri, Semarang, Jateng, Senin, 1 Juli 2019.
 
Jumeri menerangkan, calon siswa yang tinggal di pinggiran Semarang bisa dilimpahkan ke SMA Demak apabila tidak diterima di SMA Semarang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Itu sistem pelimpahan, siswa disalurkan ke dekat sekolahannya. Sistem udah berjalan dengan benar," tegas Jumeri.
 
Jumeri berujar, sistem zonasi memang bisa melebar ke daerah lain. Sebagai contoh, calon siswa di pinggiran Kabupaten Semarang yang diterima pada sebuag SMA di Kota Salatiga.
 
"Seperti Salatiga dengan Kabupaten Semarang bisa. Kan Salatiga kota kecil. Zonasi bisa melebar," jelas Jumeri.
 
Jumeri menyatakan, calon siswa yang diterima di daerah tetangga bisa bersekolah di sana. "Bisa diterima kalau anaknya mau," katanya.
 
Sebelumnya, di SMA Negeri 2 Semarang, banyak calon siswa justru terlempar ke SMA Negeri 2 Demak dan SMA Negeri 1 Mranggen, Demak. Padahal, berdasar pembagian zonasi, para calon siswa mendaftar di SMA Negeri 2, SMA Negeri 15, SMA Negeri 11, atau SMA Negeri 1 Semarang.
 
Baca: Calon Siswa Zonasi di Semarang Terlempar Jauh ke Demak
 

(LDS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif