Proses ekskavasi di reruntuhan situs purbakala di sekitar proyek Jalan Tol Malang-Pandaan (Mapan) di Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.
Proses ekskavasi di reruntuhan situs purbakala di sekitar proyek Jalan Tol Malang-Pandaan (Mapan) di Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. (Daviq Umar Al Faruq)

Proyek Tol Malang-Pandaan Berpotensi Molor

situs sejarah Tol Trans-Jawa
Daviq Umar Al Faruq • 13 Maret 2019 13:42
Malang: Penyelesaian proyek Jalan Tol Malang-Pandaan (Mapan) berpotensi molor. Pasalnya, ditemukan reruntuhan situs purbakala di sekitar proyek Jalan Tol Mapan Seksi 5, kilometer 37 di Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
 
General Manager Teknik PT Jasa Marga Pandaan-Malang, M Jajuli mengatakan temuan situs itu sebenarnya tidak berdampak penuh pada penyelesaian Jalan Tol Mapan. Namun pembangunan tol berpotensi molor karena terkendala pembebasan lahan.
 
"Seksi V ini memang kami targetkan awal tuntas Juni 2019. Tapi kemungkinan ya molor karena masih menunggu penyelesaian pembebasan lahan di pintu keluar tol yang melintasi Kelurahan Madyopuro Kota Malang," katanya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jajuli menambahkan saat ini proyek tol di sekitar temuan reruntuhan situs purbakala dihentikan sementara. Sebab pihaknya masih menunggu hasil ekskavasi atau penggalian dari Tim Badan Peninggalan Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur.
 
"Jadi kami sementara ini kerjakan konstruksi yang berjarak 100 meter dari titik temuan situs," imbuhnya.
 
Baca: Tim Arkeolog Ekskavasi Reruntuhan Situs Purbakala di Malang
 
Jasa Marga pun saat ini sedang menyiapkan alternatif lain apabila di sekitar proyek tol ditemukan banyak situs bekas peradaban kuno. Sebab, situs-situs tersebut memiliki nilai budaya dan sejarah yang sangat tinggi.
 
"Jika memang ada rekomendasi tentang situs, akan kami geser (konstruksi jalannya)," ujar Jajuli.
 
Jajuli mengungkapkan konstruksi jalan tol bakal ditambah ke arah Timur dan bergeser mendekati bibir atau sempadan sungai di sekitaran proyek tol. Kemudian konstruksi panjang jalan diperkirakan butuh 50 - 100 meter dan lebar sekitar 10 meter.
 
"Konstruksinya nanti dibuatkan dinding penahan atau turap karena dekat sungai," pungkasnya.
 
Sebelumya diberitakan, sebuah reruntuhan situs purbakala ditemukan di sekitar proyek Jalan Tol Mapan di Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Reruntuhan tersebut diduga berasal dari era Kerajaan Majapahit.
 
Saat ini, tim arkeolog Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur mulai melakukan ekskavasi atau penggalian pada reruntuhan situs purbakala tersebut. Rencananya ekskavasi dilakukan selama lima hari.

 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif