Sugeng, pelaku mutilasi di Pasar Besar Malang, Jawa timur. Foto:Medcom.id (Daviq Umar Al Faruq)
Sugeng, pelaku mutilasi di Pasar Besar Malang, Jawa timur. Foto:Medcom.id (Daviq Umar Al Faruq) (Daviq Umar Al Faruq)

Polisi Sebar Sketsa Korban Mutilasi Pasar Besar Malang

kasus mutilasi korban mutilasi
Daviq Umar Al Faruq • 17 Mei 2019 17:48
Malang: Polisi membuat sketsa wajah korban mutilasi di Pasar Besar Kota Malang, Jawa Timur. Pasalnya, hingga kini identitas korban belum juga diketahui. 
 
Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri mengatakan sketsa wajah korban dibuat berdasarkan potongan kepala korban. Saat ditemukan, polisi langsung mengambil foto pada potongan kepala kemudian digambar.
 
"Sketsa itu berdasarkan foto dari wajah korban. Foto itu lalu kami berikan kepada orang yang bisa membuat sketsa wajah," katanya, Jumat 17 Mei 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Asfuri melanjutkan, sketsa wajah korban ditunjukkan ke pelaku mutilasi, Sugeng. Dia mengungkap, pelaku mengakui adanya kemiripan hasil sketsa dengan wajah korban. 
 
"Kata pelaku mirip. Langsung kami sebarkan di media sosial dan kita publikasikan, agar bisa diketahui keluarga korban," ungkapnya.
 
Polisi Sebar Sketsa Korban Mutilasi Pasar Besar Malang
Sketsa wajah korban. (Medcom.id/Daviq)
 
Pelaku, Sugeng, ditangkap pada Rabu, 15 Mei 2019. Saat diinterogasi, pria asal Jodipan, Malang, ini mengaku pertama kali mengenal korban di Jalan Martadinata, Kota Malang, awal Mei lalu. 
 
Kepada pelaku, korban mengaku berasal dari Maluku namun enggan menyebutkan identitasnya. Sehingga, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui identitas dan motif mutilasi. 
 
"Sketsa sudah kita sebar tapi belum ada yang lapor. Tapi tetap anggota kami di lapangan tetap mencari identitas korban berbekal sketsa dan menanyakan kepada sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian," pungkasnya.
 
Baca: Tulisan Bertinta Merah Pesan Terakhir Korban Mutilasi

 

(LDS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif