Narapidana Lima Bulan  Transaksi Narkoba di Lapas Malang
Kasat Reskoba Polres Malang Kota, Syamsul Hidayat (kedua dari kanan). Medcom.id/Daviq Umar Al Faruq
Malang: Dua warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Malang, AS dan MA, diketahui bertransaksi narkoba di dalam lapas lima bulan terakhir.

"AS sudah sekitar lima bulan bertransaksi narkoba di dalam lapas ini," kata Kasat Reskoba Polres Malang Kota Syamsul Hidayat, Kamis, 9 Agustus 2018.

AS diamankan setelah kedapatan memiliki narkoba. Sedangkan, MA diketahui sebagai pemesan narkoba dari AS.


AS merupakan narapidana kasus narkoba sedangkan MA adalah tahanan titipan kejaksaan. Barang bukti yang diamankan dari AS yakni 3 gram sabu-sabu, 5 gram ganja, 33 butir pil ekstasi dan uang sebesar Rp 16 juta.

Baca: Ada Narkoba di Lapas Malang

AS mengaku kepada polisi menjual narkoba per paket seharga Rp200 ribu kepada narapidana lainnya. AS sendiri memiliki 10 gram sabu-sabu.

"Sebelumnya ada paket sabu ada 10 gram. Namun sekarang hanya sisa 3 gram saja. AS mengaku mendapat sabu tersebut dari penghuni terdahulu," bebernya.

AS dihukum tujuh tahun penjara. Saat ini dia baru menjalani masa hukuman selama tiga tahun.

"Dengan adanya kasus ini, tentunya masa hukuman AS akan bertambah semakin berat," ungkapnya.

Polisi masih menyelidiki lebih cara barang haram tersebut masuk lapas. Hingga saat ini masih belum tercium indikasi petugas lapas yang terlibat dalam peredaran narkoba ini.

 



(SUR)