Kapolres Jombang AKBP Fadli Widiyanto mengatakan memastikan identitas Sidiq. Pria tersebut berasal dari Dusun Gudang, Desa Pojok Rejo, Kecamatan Kesamben dan berprofesi sebagai tukang becak.
"Dari keterangan warga sekitar rumah korban, didapat informasi korban biasa mangkal di Jalan Ngagel," kata Fadli di Jombang, Senin, 14 Mei 2018.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Namun Fadli tak bertemu dengan istri korban. Sebab, istri korban tengah menemani anaknya yang sedang dirawat di sebuah rumah sakit di Mojokerto.
Saat ini, Sidiq masih dalam perawatan intensif di sebuah rumah sakit di Surabaya. Sidiq merupakan satu dari 43 warga yang mengalami luka akibat ledakan di Surabaya.
Ledakan terjadi di tiga lokasi di Surabaya, Minggu 14 Mei 2018. Sebanyak 13 orang tewas.
Kapolri Jenderal Tito Karnavian meyakini kelompok teroris di Surabaya terafiliasi dengan ISIS. Tito menilai mereka melakukan serangkaian aksi peledakan karena dalam kondisi terpojok.
"Terpojoknya ISIS karena serangan dari negara-negara barat, merupakan salah satu faktor pendorong teror dan peledakan bom di Tanah Air dari luar negeri," kata Tito, di RS Bhayangkara Polda Jatim, Surabaya, Minggu, 13 Mei 2018.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(RRN)
