"Saya sebagai putra daerah, ingin mengabdikan diri untuk Jatim. Semoga Tuhan merestui langkah kami," kata cucu mantan Gubernur Jatim pertama (Ario Soerjo) itu, usai mengambil formulir pendaftarkan diri Pilgub Jatim ke DPD Partai Demokrat Jatim, Jalan Kertajaya, Surabaya, Jumat, 21 Juli 2017.
Pria yang akrab disapa Gus Syaf itu, siap mengabdi Untuk Jatim. Ia berjanji akan mengamalkan ilmu dan pengalamannya selama 25 tahun mengabdi di lembaga kepresidenan. Dengan bekal ini ia ingin pulang kampung, mengabdi jika rakyat Jatim menghendaki.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
"Saya punya pengalaman mengabdi sebagai Sekretaris Militer Kepresidenan enam presiden. Saya juga sudah 10 tahun mendamping Pak SBY. Dengan pengalaman di lembaga kepresidenan ini, kami siap menjadi pelayanan masyarakat mengabdikan diri kembali ke pangkuan ibu pertiwi," kata Gus Syaf.
Terkait apakah mendaftar sebagai cagub atau cawagub, Gus Syaf belum bisa memastikan. Gus Syaf baru akan memutuskan saat hendak mengembalikan formulis pendaftaran Pilgub Jatim ke DPD Partai Demokrat pada 29 Juli 2017 mendatang.
“Nanti saat pengembalian formulir baru akan kita pastikan, apakah posisi Cagub atau Cawagub. Nanti saya juga akan menyampaikan visi dan misi maju Pilgub,” katanya.
Gus Syaf berharap pemimpin Jatim mendatang dipimpin oleh tokoh yang visioner, agar bisa melanjutkan pembangunan yang telah dilakukan Gubernur Jatim Soekarwo. “Jangan sampai Jatim mengalami kemunduran karena pengganti Pakde Karwo yang tidak visioner,” kata dia.
Sementara itu Ketua Desk Pilkada Partai Demokrat Jatim Maskur menyatakan pihaknya, merasa ini merupakan salah bentuk kecintaan warga kepada Partai Demokrat. “Kini giliran dari unsur Polri yang merupakan bukti kecintaan pada Parta Demokrat,” kata Maskur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(LDS)
