Contohnya di Wihara Tri Dharma di Jalan Cokroaminoto, Surabaya, Jawa Timur. Warga setempat memadati wihara.
"Saya berharap dapat angpao dari mereka (etnis Thionghoa yang bersembahyang di Wihara Tri Dharma)," kata Gita (9), seorang bocah yang datang bersama teman-temannya, Kamis (19/2/2015).
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Gita adalah satu dari puluhan anak yang datang sejak pukul 07.30 WIB. Ia menunggu pengunjung wihara memberikan angpao sambil menikmati suguhan hiburan barongsai.
Fitri, seorang gadis usia 12 tahun pun, mengakui hal senada. Meski tak berharap angpao, ia mengaku ingin menonton tarian barongsai.
"Pengen angpao, tapi aku juga pengen lihat barongsai," ujarnya.
Berbeda dengan Insiyah (34) warga Kejambon, Surabaya. Menurutnya, dirinya datang ke wihara karena ajakan anaknya yang ingin menonton tarian barongseng.
"Aku teko bareng anakku mas (saya datang bersama anak mas), hanya pengen nonton barongseng aja," akunya.

(Warga Tionghoa bersembahyang menyambut Tahun Baru Imlek di sebuah wihara di Surabaya, 19 Februari 2015, Metrotvnews.com/ Amaluddin)
Pantauan Metrotvnews.com di lokasi, sejak Kamis (29/2/2015) pagi, masyarakat Tionghoa mulai memadati Wihara Tri Dharma. Sebagian besar mereka mengenakan pakaian khas Tiongkok berwarna merah alias Cheongsam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(RRN)
