Ilustrasi: TPA Burangkeng, Setu, Kabupaten Bekasi. (Antonio)
Ilustrasi: TPA Burangkeng, Setu, Kabupaten Bekasi. (Antonio) (Antonio)

Warga Burangkeng Mustahil Dapat Kompensasi Uang

sampah pencemaran lingkungan
Antonio • 16 Maret 2019 11:39
Bekasi: Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat memastikan tidak dapat memenuhi tuntutan warga Desa Burangkeng, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat terkait kompensasi dalam bentuk uang.
 
Asisten Daerah III Setda Pemkab Bekasi, Suhup mengatakan, tidak ada peraturan untuk pemberian uang bagi warga yang tinggal di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng.
 
"Kompensasi berupa uang tidak mungkin (dikabulkan). Karena peraturannya tidak ada. Jadi tidak mungkin itu," kata Suhup di Bekasi, Jumat, 15 Maret 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Warga Burangkeng Kembali Tuntut Uang Kompensasi
 
Suhup menjelaskan, dalam Pasal 25 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah tidak disebutkan bahwa kompensasi yang diberikan berupa uang.
 
"Mereka berkaca pada Bantargebang dan Sumurbatu, ternyata lain. Kenapa DKI boleh, karena pembuangan sampahnya ada di luar wilayah. Sedangkan TPA Burangkeng kan ada di wilayah Kabupaten Bekasi. Kota Bekasi juga tidak memberikan kompensasi dalam bentuk uang tapi dalam bentuk pendidikan, kesehatan, dan sebagainya," beber Suhup.
 
Suhup kembali mengatakan, Pemkab Bekasi hendak melakukan peningkatan infrastruktur jalan, pelayanan kesehatan dan pendidikan di sekitar TPA Burangkeng.
 
"Kalau kompensasi uang, kontrak kerja Plt. Bupati, zonasi industri, permintaan hewan kurban, dan sembako maaf kita belum bisa akomodir," pungkas Suhup.
 
Baca: Warga Tuntut TPS Burangkeng Bekasi Ditutup
 
Sebelumnya warga Desa Burangkeng melakukan penutupan TPA Burangkeng selama 12 hari kebelakang. Warga menuntut agar diberikan kompensasi berupa uang.
 
Warga setempat menuntutu penutupan TPA yang telah overload itu bersama dengan Tim 17 atau Tim Penerima dan Penyampaian Aspirasi Masyarakat Desa Burangkeng. Tim itu dibentuk kepala Desa Burangkeng untuk mengawal aspirasi masyarakat terkait TP
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif