Pelaku Tusuk AF Diduga Bukan Pelajar
Kapolres Tangsel AKBP Fery Irawan Saragih, Medcom.id - Farhan Dwi
Tangerang: Polres Tangerang Selatan memburu pelaku yang menyabetkan senjata tajam pada AF, 18, saat tawuran terjadi pada 28 Juli 2018. Polisi menduga pelaku bukan berasal dari sekolah yang pelajarnya terlibat tawuran.

Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan Saragih mengatakan pelaku masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Polisi telah mendapatkan identitas pelaku.

Baca: Orang Tua AF ingin Penusuk Anaknya Cepat Ditangkap


"Pelaku bukan berasal dari dua sekolah yang tawuran," kata Ferdy di Tangsel, Rabu, 8 Agustus 2018.

Adapun kelompok yang tawuran berasal dari dua sekolah di Tangerang Selatan. Yaitu SMK B dan SMK SJ.

Ferdy menerangkan polisi memeriksa 16 pelajar dari dua sekolah tersebut. Hasilnya, pelaku bukan berasal dari dua sekolah.

"Saat ini, kami mendapatkan informasi pelaku masih bersembunyi. Tapi kami belum bisa mengungkap karena kami masih bekerja," ungkap Ferdy.

Pada 28 Juli 2018, tawuran terjadi di Jalan Raya Puspiptek, Tangerang Selatan. Tawuran melibatkan dua kelompok pelajar dari SMK B dan SMK SJ.

Baca: Sejumlah Rekan Sekolah Mengiringi Pemakaman AF

Para pelajar membawa senjata tajam dan batu. Alasan tawuran belum diketahui.

Satu pelajar yaitu AF dibawa ke rumah sakit. AF krisis akibat terkena sabetan senjata tajam.

Kemudian, AF dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta. AF menjalani tiga kali operasi yaitu pemotongan dan pengangkatan senjata dari area wajahnya, serta membersihkan wajah dari luka tusuk.

Pada pukul 18.05 WIB, Selasa, 7 Agustus 2018, AF meninggal setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit selama 11 hari. Keluarga mengebumikan AF di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.




(RRN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id