Festival Kali Talang. (Foto: Dok. Kemendes PDTT)
Festival Kali Talang. (Foto: Dok. Kemendes PDTT) (Pelangi Karismakristi)

Kemendes PDTT Dukung Pengembangan Ekowisata di Kali Talang

Berita Kemendes PDTT
Pelangi Karismakristi • 23 Agustus 2018 11:34
Yogyakarta: Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) selalu berupaya memaksimalkan berbagai potensi desa di sejumlah daerah Kawasan Rawan Bencana, salah satunya dengan mengembangkan ekowisata. Seperti yang dilakukan di objek wisata lereng Gunung Merapi, Kali Talang, Dusun Balerante, Kemalang, Klaten.
 
Hal tersebut dikatakan oleh Peneliti Utama Kemendes PDTT Joko Puguh Wibowo pada saat menyaksikan Festival Kali Talang, beberapa waktu lalu. Ia juga menilai, meski berada di Kawasan Rawan Bencana 3, Kali Talang punya potensi besar untuk dikembangkan sebagai kawasan ekowisata.
 
"Pengembangan Kali Talang ini sejalan dengan arah pembangunan Desa Balerante. Yakni berbasis ekowisata. Ada 3 pilar utama dalam pengembangan kawasan ini yakni, wisata alam, mitigasi, dan ekonomi lokal," tutur Puguh dalam keterangan tertulis yang diterima Medcom.id, Kamis 23 Agustus 2018. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, camat setempat, Kusdiono mengatakan, festival tersebut baru pertama kali digelar dan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Selain bertujuan mengenalkan Kali Talang sebagai kawasan ekowisata, festival ini juga diharapkan bisa menarik wisatawan.
 
"Ke depan kita akan gelar kegiatan semacam ini secara rutin setiap tahunnya. Bahkan kita ingin buat lebih besar dan lebih meriah, dengan melibatkan berbagai masyarakat tidak hanya dari sini saja namun juga wilayah lain," tukas Kusdiono.
 
Untuk diketahui, sejak 2017 lalu warga desa di sekitar Kali Talang tak hanya dikenalkan berbagai hal terkait upaya mitigasi. Namun juga bagaimana mengelola potensi desa mereka seperti mengembangkan kuliner khas berupa minuman kopi lokal, hingga budaya setempat seperti jatilan, wayang dan sebagainya.
 
Sedangkan Festival Kali Talang ini digelar berbagai macam kegiatan mulai dari Paseduluran Desa, upacara pengibaran bendera, kirab santri dan bregodo dengan sejumlah gunungan, pemanjatan doa keselamatan, tumpengan hingga pertunjukan kesenian seperti jatilan dan wayang kulit.
 

(ROS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif