Diskusi bahas gelar pahlawan nasional untuk Ratu Kalinyamat digelar di Jepara, Jawa Tengah, pada Minggu, 10 Maret 2019. Medcom.id
Diskusi bahas gelar pahlawan nasional untuk Ratu Kalinyamat digelar di Jepara, Jawa Tengah, pada Minggu, 10 Maret 2019. Medcom.id (Rhobi Shani)

Masyarakat Jepara Dukung Gelar Pahlawan Nasional untuk Ratu Kalinyamat

pahlawan
Rhobi Shani • 11 Maret 2019 16:07
Jepara: Sejumlah akademisi, budayawan, guru sejarah, dan organiasi masyarakat di Jepara, Jawa Tengah mendukung gelar Pahlawan Nasional untuk disematkan kepada Ratu Kalinyamat. Mereka menilai Ratu Kalinyamat mempunyai andil besar dalam mengusir penjajah di nusantara.
 
Budayawan, Hisam Zamroni mengatakan, nama Ratu Kalinyamat bukan dongeng. Sosok Kalinyamat ada dan perjuangannya mempertahankan Nusantara dari serangan Portugis nyata. Itu dapat dibuktikan dengan catatan-catatan sejarah yang ada. 
 
“Waktu saya kecil, saya sering diajak paman ke Kalinyamatan melihat bangunan yang dulu dijadikan taman kaputrennya Ratu Kalinyamat. Jadi Ratu Kalinyamat itu bukan legenda,” ujar Hisam, saat Forum Diskusi yang digelar oleh Yayasan Dharma Bakti Lestari, di Jepara, Senin, 11 Maret 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Pemkab Jepara Dukung Gelar Pahlawan untuk Ratu Kalinyamat
 
Sebagai seorang pemimpin, kata Hisam, Ratu Kalinyamat merupakan sosok pemimpin perempuan pertama yang menciptakan meriam kapal. Ratu Kalinyamat  juga, pemimpin perempuan pertama yang menciptakan kapal perang yang mampu menampung ratusan orang. Serta mampu mengusir Portugis masuk ke wilayah Jepara.
 
“Kalau pun di Jepara ada Benteng Portugis, itu yang membuat bukan Portugis. Tapi orang-orang Portugis yang berkhianat kepada Portugis kemudian membantu Ratu Kalinyamat,” kata Hisam.
 
Baca: Ratu Kalinyamat Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
 
Di tempat yang sama, tokoh masyarakat Jepara, Hadi Priyanto mengatakan, sudah selayaknya gelar Pahlawan Nasional diberikan kepada Ratu Kalinyamat. Sebab, perjuangan putri dari Raja Demak Trenggana yang berkuasa pada 1521-1546 Masehi, sekaligus cucu dari Raden Patah, pendiri kerajaan Islam pertama di Jawa, dalam melawan Portugis terbukti nyata mampu menghalau Portugis masuk ke wilayah Jepara. Ratu Kalinyamat juga disebut sebagai ratu yang gigih dan pantang menyerah.
 
“Pada masa itu banyak kerajaan-kerajaan di Nusantara yang meminta bala bantuan pasukan. Dan Ratu Kalinyamat selalu mengirimkan bala pasukannya. Saya sebagai masyarakat Jepara sudah selayaknya gelar Pahlawan Nasional itu,” tegas Hadi.
 
Selain budayawan dan sejumlah tokoh masyarakat, hadir dalam diskusi sejumlah organisasi masyarakat. Itu seperti Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia (Lesbumi), PAC Kalinyamatan Fatayat Muslimat, Yayasan Jungpara dan Yayasan Lembayung. Serta berbagai unsure kelompok masyarakat seperti unsur relawan, seniman seniman, pelajar dan mahasiswa, juga guru sejarah. Semuanya sepakat bahwa gelar Pahlawan Nasional layak untuk diberikan kepada Ratu Kalinyamat.  
 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:25
  • SUBUH04:35
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA18:59

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif