FGD menghidupkan kembali gagasan menjadikan Ratu Kalinyamat sebagai Pahlawan Nasional di Hotel Santika, Slipi, Jakarta, pada Senin, 15 April 2019. Medcom.id/Rhobi Shani
FGD menghidupkan kembali gagasan menjadikan Ratu Kalinyamat sebagai Pahlawan Nasional di Hotel Santika, Slipi, Jakarta, pada Senin, 15 April 2019. Medcom.id/Rhobi Shani (Rhobi Shani)

Poros Maritim Ratu Kalinyamat Mampu Usir Penjajah

pahlawan
Rhobi Shani • 15 April 2019 15:19
Jakarta: Ratu Kalinyamat diceritakan sebagai perempuan pemimpin yang kuat, tangguh, dan pemberani. Ratu Kalinyamat digambarkan sebagai ratu Jepara seorang wanita kaya dan berkuasa. Itu diketahui dari penulis Portugis, Diego de Cauto.
 
Koordinator Tim Penyusun Naskah Akademik Ratno Lukito mengungkap fakta yang ditemukan dalam forum group discusion (FGD) di Jakarta, Senin, 15 April 2019. Ratno menyampaikan, kekuatan dan ketangguhan Ratu Kalinyamat terlihat dari kemampuan melatih dan membangun armada militer.
 
Ratu Kalinyamat juga turun tangam melatih pasukannya. Keberanian Ratu Kalinyamat ditunjukan dengan keberaniannya mengusir Portugis dan mengamankan kedaulatan wilayah laut Jepara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ratu Kalinyamat tidak memyerah pada musuh, dua kali mengirimkan pasukannya ke Selat Malaka," ujar Ratno.
 
Ratu Kalinyamat digambarkan sebagai perempuan kaya. Dari catatan yang sejarah, Ratu Kalinyamat memanfaatkan kayu jati dan ahli kapal untuk membuat industri galangan kapal. Ratu Kalinyamat juga menarik pajak untuk setiap kapal yang berlabuh di Jepara.
 
"Tidak hanya pelabuhan utama, pelabuhan pendukung di sekitar Jepara seperti di Pati, Juwana, Lasem, Rembamg, juga dibangun Ratu Kalinyamat," kata Ratno.
 
Ratu Kalinyamat memunculkan ide poros maritim dengan mengembangkan pelabuhan, menginisiasi industri galangan kapal dan ukiran Jepara.
 
Peserta FGD Imas Emilia mengungkapkan, poros maritim yang dibangun tidak hanya untuk kepentingan Jepara. Poros maritim ini selain menguntungkan Jepara juga berkontribusi besar kepada kerajaan lain seperti Maluku, Aceh, Banten, Makasar, Bali, Banjarmasin, Tuban, dan Gresik. Pedagang dari kerjaan lain berlabuh dan melakukan perdagangan di Jepara sehingga hasil bumi terdistribusi dengan baik.
 
"Dipimpin Ratu Kalinyamat, Jepara menjadi poros maritim Jawa," ungkap Imas Emilia.
 
Baca: Naskah Akademik Ratu Kalinyamat Libatkan Pakar Lima Universitas
 
Sosok Ratu Kalinyamat kembali diusulkan menjadi pahlawan nasional. Putri Raja Demak Sultan Trenggana itu dinilai perempuan bergagasan besar dalam poros maritim.
 
Naskah akademik dan bukti penting dari sosok ini digarap pakar dari lima universitas ternama Indonesia.
 
"Banyak ide-ide besar dan luar biasa yang sudah dimiliki oleh Ratu Kalinyamat sebagai perempuan saat itu yang sudah melampaui jauh zamannya, antara lain adalah gagasan poros maritim," kata Pembina Yayasan Dharma Bakti Lestari Lestari Moerdijat.
 
Baca: Sumber Primer Buktikan Keberadaan Ratu Kalinyamat
 
 

(SUR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif