Olah TKP penemuan potongan tubuh manusia dengan anjing pelacak di Pasar Besar Kota Malang, Jawa Timur, Selasa 14 Mei 2019. (Medcom.id/Daviq)
Olah TKP penemuan potongan tubuh manusia dengan anjing pelacak di Pasar Besar Kota Malang, Jawa Timur, Selasa 14 Mei 2019. (Medcom.id/Daviq) (Daviq Umar Al Faruq)

Pemutilasi di Pasar Besar Malang Disebut Profesional

korban mutilasi
Daviq Umar Al Faruq • 15 Mei 2019 19:04
Malang: Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Polda Jawa Timur menduga, pelaku pembunuhan dan mutilasi di Pasar Besar Malang adalah sosok profesional. Sebab, berdasarkan identifikasi jenazah, potongan di persendian dianggap sangat rapi.
 
"Dia ini pintar (memotong). Kemungkinan dia memang sudah tahu (bagian yang mudah dipotong)," kata Kanit Inafis Polda Jatim, Kompol Adrial, Rabu 15 Mei 2019.
 
Adrial menerangkan, tubuh korban dipotong menjadi 10 bagian oleh pelaku. Yakni empat potong tangan dan empat potong kaki yang dimutilasi tepat di masing-masing persendian, potongan kepala dan potongan tubuh.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Senjata yang digunakan belum ditemukan. Kemungkinan senjatanya adalah pisau besar," bebernya. 
 
Baca: Tulisan Bertinta Merah di Lokasi Temuan Potongan Tubuh
 
Mantan Kapolsek Porong itu menjelaskan, pembunuhan dan mutilasi diduga dilakukan oleh pelaku di atas tangga lantai II Pasar Besar. Sebab di lokasi tersebut ditemukan banyak bercak darah.
 
"Kemungkinan eksekusinya dilakukan di atas alas spanduk yang ditemukan di TKP," pungkasnya.
 
Sejumlah potongan tubuh manusia ditemukan di lantai II Pasar Besar Kota Malang, Jawa Timur, Selasa 14 Mei 2019. Adapun potongan tubuh yang ditemukan yakni sepasang kaki di bawah tangga dan sepasang tangan di bawah tangga. 
 
Kemudian potongan badan di kamar mandi dan potongan kepala di bawah tangga dengan dibungkus kantong plastik hitam. Polisi mengerahkan dua anjing pelacak untuk mencari pelaku. Selain itu, enam saksi telah diperiksa.
 

(LDS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif