P4TKI Kota Malang Bantah PT CKS Telantarkan TKW

Daviq Umar Al Faruq 17 April 2018 19:01 WIB
tki bermasalah
P4TKI Kota Malang Bantah PT CKS Telantarkan TKW
Suasana Balai Latihan Kerja Luar Negeri Central Karya Semesta atau PT CKS di Jalan Raya Rajasa Nomor 189, Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Medcom.id - Daviq
Malang: Pos Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (P4TKI) Malang Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) mengungkapkan berita 20 tenaga kerja wanita dikabarkan telantar di Kota Malang, Jawa Timur, tidak benar. Kabarnya, 20 TKW tersebut berasal dari Nusa Tenggara Barat (NTB).

Sebelumnya, melalui sambungan telepon, seorang perempuan mengaku bernama Titin melaporkan dirinya ditempatkan di ruang penampungan yang tertutup dan pengap. Titin mengatakan ia membutuhkan bantuan untuk keluar dari penampungan milik PT CKS itu dan pulang ke NTB.

Baca: TKW Mengaku Ditampung di Ruang Pengap di Malang


Koordinator P4TKI Muhammad Iqbal mengatakan kabar tersebut tidak benar. Memang, ada beberapa TKW di PT CKS. Namun, kondisi mereka baik.

"Jadi tidak ada 20 TKW yang disekap," ujar Iqbal saat mendatangi Balai Latihan Kerja Luar Negeri PT CKS di Kecamatan Kedungkandang, Selasa, 17 April 2018

Iqbal mengaku tidak melihat terjadi pemaksaan kepada TKW di perusahaan pengerah tenaga kerja tersebut. Namun, diakuinya kabar tersebut ternyata menjadi liar di sejumlah media massa.

"Kita sudah cek semua TKW di sini dikasih makan, aman, dikasih tempat tinggal, dan tempat tidur. Kemudian juga ada fasilitas olahraga dan segala macam selain kegiatan belajar. Semuanya terlaksana dengan baik," ungkapnya.

Iqbal menambahkan pihaknya sebetulnya sudah sering melakukan inspeksi apabila ada kasus di dalam perusahaan penampung tenaga kerja. Bahkan saat melakukan pembekalan akhir pemberangkatan (PAP), dia selalu memberikan nomor pribadinya kepada para TKW.

Baca: Perusahaan Diduga Sekap TKW NTB Sepi

"Jadi kalau ada kasus, temuan, atau pengalaman di PT itu seharusnya tenaga kerja feel free untuk hubungi saya. Sehingga hanya dia dan saya yang tau. Pasti saya kasi nomor saya dikelas. Tapi dalam kasus ini tidak ada pengaduan sama sekali ke saya, tau tau jadi berita," keluhnya.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 20 TKW asal NTB meminta untuk dipulangkan ke kampung halamannya. Sebab mereka merasa ditelantarkan oleh PT CKS. Salah satunya ditampung berbulan-bulan di ruang tertutup dan pengap.

Selain itu, para TKW ini mengaku PT CKS tidak menjelaskan mengapa mereka tak kunjung diberangkatkan untuk bekerja di luar negeri. Padahal sesuai dengan kontrak yang ditandatangani, mereka maksimal tinggal di penampungan tiga bulan dan langsung bisa diberangkatkan.




(RRN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id