Kamis 19 Februari 2015 besok, INTI akan berziarah ke makam Gus Dur di Jombang, Jawa Timur. Mereka juga akan menaburkan bunga di pusara tokoh muslim Indonesia itu.
"Begitu banyak jasa Gus Dur bagi kami kaum Tionghoa, di antaranya mencabut regulasi yang bersifat diskriminatif dan menetapkan agama Konghucu sebagai agama ke enam yang diakui di negara kita," ujar Ketua Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Jombang, Yusniang, saat dihubungi Metrotvnews.com, Rabu (18/2/2015).
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Yusniang menambahkan agenda tabur bunga dan refleksi itu merupakan kegiatan tahunan. "Sebagai bentuk penghormatan terhadap almarhum Gus Dur," kata Yusniang.
Hal senada juga diutarakan Aan Ansori, koordinator Gusdurian Jawa Timur. Aan mengatakan Gus Dur yang meninggal pada 30 Desember 2009 itu pantas mendapatkan julukan sebagai bapak Pluralisme."Hal ini dibuktikan dengan banyak sekali tokoh-tokoh atau umat dari agama lain yang berziarah kemakam beliau," katanya. Rencana kegiatan tabur bunga dan refleksi di makam Gus Dur dimulai pada pukul 09.00 WIB. Puluhan orang dari INTI dan Gusdurian akan menghadiri acara tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(RRN)
